Masa Depan Berwirausaha


Masa Depan Berwirausaha
 By STUDiLMU Editor

Apakah Anda pernah berpikir bagaimana masa depan kewirausahaan? Apakah kewirausahaan adalah pilihan yang tepat untuk memiliki masa depan yang cerah? Pada artikel ini, saya akan membahas tentang bagaimana prediksi kewirausahaan di masa depan. 
 
Membangun kewirausahaan itu tidaklah mudah
Saat Anda melihat hasil yang manis dari sebuah kewirausahaan, jangan langsung berpikir bahwa membangun kewirausahaan adalah hal yang mudah. Membangun kewirausahaan tidak selalu mudah atau dapat memberikan manfaat secara cepat tanpa melalui kerja keras atau kesempatan yang tepat. Tidak dapat dipungkiri bahwa dengan pengukuran secara global, hanya dua atau tiga dari sepuluh usaha baru yang memiliki peluang sukses dan bahkan di antara mereka, hanya sedikit kewirausahaan yang benar-benar dapat menjadi pemimpin pasar di bidangnya. Sebagai contoh, di abad 21 saat Mark Zuckerberg berhasil dengan usahanya yaitu facebook, ada banyak wirausahawan lain yang bangkrut secara finansial atau meninggalkan mata pencaharian mereka.
 
Kewirausahaan menjadi sesuatu hal yang Modis
Semakin berkembangnya zaman, kesan kewirausahaan berubah menjadi sesuatu hal yang lebih bergaya dan modis. Kewirausahaan di zaman sekarang bukan lagi sesuatu yang berjas, berdasi dan kaku. Tapi, lebih bebas dan bergaya. Hal ini agar ruang lingkup wirausaha menjadi lebih luas dan dapat mencakup semua golongan. Sejak tahun 2008, lowongan pekerjaan penuh waktu di kantor sudah semakin langka dan sedikit. Akhirnya, muncul istilah Ekonomi Gig (istilah ini digunakan untuk menggambarkan pekerja lepas dan pekerjaan paruh waktu). 
Dengan adanya kemajuan teknologi, Kewirausahaan adalah pilihan yang tepat bagi siapa saja yang ingin berhasil pada "Revolusi Industri Keempat". Selain itu di masa depan, para wirausahawan di belahan dunia manapun mungkin tidak perlu dibatasi lagi oleh batas-batas nasional dan untuk mempermudah bisnis yang mereka dirikan, mereka dapat memanfaatkan para freelancer-nya yang tersebar di seluruh dunia. Terlebih lagi dengan adanya perkembangan teknologi, hal ini dapat membantu para pengusaha masa depan dalam menggabungkan teknologi dengan mempromosikan produk mereka sehingga orang awam akan mendapat manfaat dari penggabungan ini. Sebagai contoh, mereka dapat menjadi pengecer produk yang memiliki cakupan yang lebih luas. 

Kewirausahaan harus menganut GloKal (Global-Lokal) 
Globalisasi menuntut kewirausahaan untuk menjadi semakin cerdas dan kreatif. Hal ini dikarenakan persaingan semakin ketat. Persaingan memang tidak hanya terjadi di dunia kewirausahaan, namun hal ini juga terjadi di segala bidang. 
Seperti istilah yang diusulkan oleh Thomas Friedman, GloKal yaitu Global ke Lokal. Dimana para wirausahawan harus menganut istilah ini, dengan meningkatnya proteksionisme dan ancaman mundurnya globalisasi, masa depan kewirausahaan juga akan bersifat lokal atau campuran global dan lokal (GloKal). Upaya GloKal ini agar tren global tidak menyusut dan di sisi lain kita tidak kehilangan pandangan murni terhadap produk lokal.
 
Kesimpulan
Dengan demikian, kewirausahaan bukanlah sesuatu yang kaku seperti beberapa tahun silam. Sebagai wirausahawan kita harus mengikuti perkembangan zaman (global) namun tetap tidak kehilangan nilai-nilai kuno seperti etika. Kewirausahaan harus didukung oleh teknologi dan produk yang canggih, seseorang juga harus didorong oleh niat bisnis yang gigih serta pemahaman yang baik tentang ekonomi agar menjadi pengusaha yang baik.
 
Sebagai kesimpulan, menjadi seorang wirausahawan adalah menjadi seseorang yang tetap melihat ke belakang (nilai-nilai lokal) dan juga melihat ke depan (dengan mengikuti perkembangan teknologi).



Komentar

  1. Bagaimana caranya untuk menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berbagai upaya yang dapat ditempuh untuk menumbuhkembangkan
      kewirausahaan di kalangan mahasiswa adalah: (1) dicantumkan mata kuliah
      kewirausahaan dalam kurikulum setiap program studi di perguruan tinggi yang
      secara kurikuler wajib diikuti oleh semua mahasiswa; (2) pengembangan
      Program Belajar Bekerja Terpadu yaitu program pendidikan yang memadukan
      belajar dan bekerja seperti karyawan dalam dunia, terutama bagi mahasiswa
      tingkat akhir; (3) kerjasama dengan UMKM; (4) pendirian Koperasi
      Mahasiswa; dan (5) pelaksanaan kerja sampingan mahasiswa baik sesuai
      dengan bidang ilmunya atau sesuai dengan bakat dan hobinya meskipun tidak
      sesuai dengan bidang ilmunya

      Hapus
  2. Apa saja yang harus disiapkan untuk membangun wirausaha di masa depan?

    BalasHapus
  3. Bagaimana tindakan seorang wirausaha agar bisa menjadi seorang wirausaha yang berorientasi masa depan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Selalu mengikuti perkembangan zaman, teknologi, dan informasi

      2. selalu berpikir untuk menciptakan ide baru

      3. memilih kualitas produk yang terbaik

      4. Selalu optimis

      Hapus
  4. Bagaimana tindakan seorang wirausaha agar bisa menjadi seorang wirausaha yang berpotensi ke masa depan?

    BalasHapus
  5. Saya m hatta,yg ingin saya tanyakan di sini "Kewirausahaan harus menganut GloKal (Global-Lokal)" Maksud dari kewirausahaan glokal ini yg bagaimana,, 🙏

    BalasHapus
    Balasan
    1. GloKal atau Glokalisasi (glocalization) adalah sebuah strategi perusahaan internasional dengan mengadaptasi metode, produk, atau layanannya agar sesuai dengan pasar setempat. Itu adalah kombinasi dari kata “Globalisasi” dan “Lokalisasi”. Jadi, secara ringkas, itu adalah strategi transnasional yang melibatkan kombinasi globalisasi dan lokalisasi. Globalisasi melibatkan strategi pemasaran ke seluruh dunia dan lokalisasi melibatkan adaptasi dengan kebutuhan lokal.
      Contoh glokalisasi,
      Kehadiran restoran McDonald di seluruh dunia adalah contoh dari globalisasi, sementara perubahan yang dilakukan terhadap menu rantai restorannya, dalam upaya untuk menarik selera lokal, adalah contoh dari glokalisasi. Perusahaan ternama global seperti Starbucks, KFC, Unilever juga mengadopsi strategi ini.

      Hapus
  6. Mengapa seorang wirausahawan harus memiliki sifat orientasi ke masa depan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Selalu mengikuti perkembangan zaman, teknologi, dan informasi

      2. selalu berpikir untuk menciptakan ide baru

      3. memilih kualitas produk yang terbaik

      4. Selalu optimis

      Hapus
  7. Bagaimana karakteristik seorang wirausaha agar berkembang di masa depan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memiliki keberanian dalam mengambil keputusan serta risiko.
      Mempunyai daya kreasi serta inovasi tinggi.
      Dapat berfikir jangka panjang untuk masa depan.
      Memiliki jiwa kepemimpinan.
      Memiliki semangat serta kemauan yang keras.
      Dapat menganalisis dengan tepat.

      Hapus
  8. Bagaimana ciri ciri seorang wirausaha yang bisa meraih kesuksesan di masa depan?

    BalasHapus
  9. Tantangan apa saja yang akan di hadapi pada berwirausaha masa depan..? Serta bagaimana cara mengatasi nya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tantangan apa saja yang dihadapi dalam berwirausaha?
      Kehilangan Banyak Waktu. Banyak yang bilang bahwa menjadi entrepreneur waktunya bebas, bisa sesuka hati kerjanya, memang itu tidak salah. ...
      2. Selalu Dihantui Rasa Takut. ...
      3. Siap Terima Risiko. ...
      4. Kehilangan Penghasilan Tetap. ...
      Mudah Merasa Jenuh. ...
      6. Rasa Malas. ...
      7. Kurang Dukungan Orang Sekitar.

      Bagaimana Cara Kita untuk Mengatasi Hambatan dan Tantangan dalam Berwirausaha
      Kenali terlebih dahulu persoalan yang dialami secara umum.
      Mengidentifikasi masalah-masalah utama terkait berjalannya usaha.
      Menentukan fakta dan data terkait masalah usaha.
      Mencari sebab terjadinya masalah terkait tersebut. dan lain lain.

      Hapus
  10. Menurut Dini apa yang melatarbelakangi perlunya berwirausaha di zaman sekarang ini?

    BalasHapus

Posting Komentar